Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2020

Yakinlah duka akan cepat berlalu

Jika memang kita sudah tak sejalan, Mengapa harus menceritakan hal buruk pada orang lain? Yang lalu memang sudah berlalu, Dan hanya kita yang tau. Berhenti bertanya mengapa takdir membawa kita bertemu, Mengapa pada pertemuan itu kita tak bersatu. Kamu mau, Tuhan yang menjawabnya langsung? Bersyukurlah kita masih pernah dipertemukan, Bagaimana jika seperti pagi yang tak pernah bertemu dengan malam? Dan seperti gurun yang tak pernah bertemu dengan hujan? Mengapa kita masih meragukan? Aku tau, luka mungkin merubah jati diri seseorang. Bahkan dapat menjatuhkan ke sebuah palung yang terdalam. Tapi mengapa kita tidak berpikir, bahwa saatnya nanti, Sebuah tangan lain akan meraih, membantu keluar dan membawa ke sebuah cahaya yang kita tau nanti bahwa itu adalah takdir. Semua kembali pada garis yang sudah digoreskan Tuhan pada Lauhul Mahfudz. Yakinlah bahwa duka akan cepat berlalu, Dan luka akan cepat sembuh. Dengan menceritakan keburukan, maka semua itu akan terasa lambat.

Dari seseorang yang pernah memelukmu

Dulu, ketika suaramu menjadi alunan terindah ketika mata terlelap, Kini tak lebih menyisakan petir dalam malam yang gelap. Berharap memiliki akhir yang bahagia, Kini yang kudapatkan hanyalah perih yang mendera. Mengapa ketika kutunjukkan kesungguhan, Kau pergi tanpa alasan. Janji yang kala itu kau ucapkan, membuatku sadar bahwa itu semua hanyalah bualan. Andai aku bisa membaca sirat matamu, aku tidak akan sejauh ini memperjuangkanmu. Seseorang yang selama ini ada dalam harapanku, Ternyata takut akan waktu. Lalu menyerah Bersama dukaku. Terimakasih Tuan, Mungkin kali ini tak ada lagi aku yang berjuang, ataupun aku yang menangisi keadaan. Karena seseorang yang pernah memelukmu, kini akan mengikhlaskanmu.