Mengapa harus menceritakan hal buruk pada orang lain?
Yang lalu memang sudah berlalu,
Dan hanya kita yang tau.
Berhenti bertanya mengapa takdir membawa kita bertemu,
Mengapa pada pertemuan itu kita tak bersatu.
Kamu mau, Tuhan yang menjawabnya langsung?
Bersyukurlah kita masih pernah dipertemukan,
Bagaimana jika seperti pagi yang tak pernah bertemu dengan malam?
Dan seperti gurun yang tak pernah bertemu dengan hujan?
Mengapa kita masih meragukan?
Aku tau, luka mungkin merubah jati diri seseorang.
Bahkan dapat menjatuhkan ke sebuah palung yang terdalam.
Tapi mengapa kita tidak berpikir, bahwa saatnya nanti,
Sebuah tangan lain akan meraih, membantu keluar dan membawa ke sebuah cahaya yang kita tau nanti bahwa itu adalah takdir.
Semua kembali pada garis yang sudah digoreskan Tuhan pada Lauhul Mahfudz.
Yakinlah bahwa duka akan cepat berlalu,
Dan luka akan cepat sembuh.
Dengan menceritakan keburukan, maka semua itu akan terasa lambat.
Komentar
Posting Komentar
Tinggalkan komentar kamu