Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2022

Pengagum Kenangan ?

Seseorang yang dengan pernah bangganya kuperkenalkan ke dunia, kini bak ditelan bumi. Pamit tanpa pernah memberi kepastian kapan akan kembali. Aku masih menunggu, entah sampai kapan akan berlalu. Yang pasti aku masih memegang janjmu untuk kembali, meski sesekali aku bergelut dengan overthinkingku. Salahkah aku jika berpikir janjimu dulu hanya untuk membuatku tenang sementara? Agar aku tidak merengek memintamu menetap, agar kamu bisa secepatnya lepas dari perempuan sepertiku; perempuan yang bagimu tidak berusaha sedikitpun memperjuangkan sebuah hubungan. Setidaknya dengan kamu seperti ini membuatku membuka mata lebar-lebar, dari sudut pandangku dan kamu sekaligus. Kita berbenturan oleh dinding yang disebut ego dan sukar berbalik karena gengsi. Bahkan kamu telah menyematkan bio disebuah akun sosial mediamu menjadi "Pengagum kenangan", dimana akun tersebut hanya berisi tentang kita. Akh, harusnya mulai dari itu aku sudah tau maksudmu. Tapi kenapa aku masih egois untuk menunggu, ...