Salma melepaskan ikat rambutnya, dan meletakkannya ditas sekolah. Dia berlari kearah teman-temannya yang sedang berkumpul. Beberapa diantara mereka terlihat bahagia kala melihat gadis itu dengan rambutnya yang terurai. "Naah gitu dong, Sal. Kan lo keliatan cantik." ucap Cindy melihat temannya itu mengurai senyum. "Beeh, gue yakin mah si Alan bakal lebih gencar ngejar lo. Fix ini mah." sahut Velia. "Astaghfirullah," berbeda dengan Jingga yang baru sampai, gadis itu terhenyak karena Salma lagi-lagi melepas jilbab sekolahnya. "Kenapa kamu copot kerudungnya?" "Duh gerah, Ga. Lo tau kan, hari ini terik banget. Panasnya matahari nusuk banget." "Terus kenapa malah kamu lepas? Kerudungmu itu bisa melindungi kepalamu dari teriknya matahari." Cindy dan Velia mulai berdecak. Susah kalau sudah berdebat masalah hijab dengan Jingga yang notabenenya muslimah sekali. Lengannya tersingkap sedikit saja gadis itu sudah ketar-ketir. Bahkan...
Jadilah senja yang masih terang, meski langit memaksa untuk redup.