Kuingin setiap langkahmu, tidak ada lagi aku.
Bukan berarti aku ingin menghapus apapun yang pernah kita jalani, bahkan aku sendiri tidak yakin bisa melakukannya.
Tapi, aku ingin melihatmu berbahagia, meski tanpa aku.
Terbesit keinginan untuk melihatmu berjalan beriringan dengan seseorang. Seseorang yang menggantikan ku menemanimu, mengajakmu bercanda dan menerima mu dengan senang hati. Meski ku berharap apa yang pernah kita lewati tidak kamu lupakan dengan mudah.
Aku terus berusaha, dan kamu pun harusnya seperti itu.
Meski kamu tidak pernah tau bagaimana sulitnya berusaha menjadikan semua ini hal biasa yang harus kulewati.
Melangkah, tidak lagi denganmu.
Bercanda, tidak lagi bersama tawamu.
Hanya memori yang terus terputar tiap melewati jalanan yang pernah kita lewati.
Terkadang aku berpikir, ini adalah hal paling lucu dalam hidupku.
Aku menginginkan mu berbahagia dengan perempuan lain, namun aku sendiri masih tidak benar-benar ikhlas.
Kamu masih mengalihkan perhatianku hingga sekarang, meski jarang sekali berkomunikasi. Lucu.
Aku masih memikirkan kebahagianmu, dan mengenyampingkan kebahagiaanku.
Aku hanya ingin kamu berbahagia, tanpa ku.
Komentar
Posting Komentar
Tinggalkan komentar kamu