Aku ingat hari ini, Hari spesial tiap tahunnya bagimu, Beberapa tahun lalu aku masih sering memberi kejutan, dari hal yang tak terduga sampai yang bisa kamu tebak. Aku kira hari ini akan sama seperti sebelum-sebelumnya, tapi ternyata tidak ya Tuan. Hari ini akan berlalu, seperti kamu yang sudah tidak ada kabar. Meski sebenarnya kamu masih ada, tapi rasanya sudah hambar. Hari dimana, sebelum aku benar-benar kehilanganmu. Berusaha membuat hari itu menjadi sangat spesial bagimu, hingga kamu akan selalu teringat bahwa pernah ada aku yang mengisi hatimu, meski tidak sepenuhnya. Hari dimana, aku masih berusaha mengikhlaskanmu. Ketika aku sudah tau, bahwa kita akan berpisah cepat atau lambat. Hari dimana, kamu masih menetap dan rela kutahan sebelum kembali kerumahmu yang sesungguhnya. Mengisi hari itu menjadi menakjubkan dan penuh hikmat, bersama lilin-lilin kecil dan kue ala kadarnya. Hari dimana, terakhir kali kamu mendekapku, dan membisikkan kata cinta, yang kutau bukan seutuhnya untu...
Jadilah senja yang masih terang, meski langit memaksa untuk redup.