Seseorang yang menyayangimu, Akan selalu berusaha membuatmu tersenyum dan tertawa walau terkadang caranya membingungkanmu.
Terkadang hal sepele pun bisa membuatku tersenyum, tingkah lakumu, kata-katamu. Terkadang hal sepelepun juga bisa membuatku menangis tersedu-sedu.
Entah apa ini semua, yang aku tau aku takut kehilanganmu. Setiap hari aku selalu melakukan kesalahan, dan aku hanya bisa mengucap maaf dan maaf. Aku tak bisa buktikan apa-apa, aku hanya wanita biasa yang mencoba untuk setia dan tak meminta yang muluk-muluk. Aku hanya ingin kamu mengerti itu semua, hanya ingin kamu percaya bahwa aku masih ingin belajar menjaga perasaanmu. Mencoba menjadi yang terbaik untukmu. Meski aku selalu melakukan kesalahan, yang tak pernah aku inginkan. Aku tak pernah mau menyakitimu, membuatmu marah, membuatmu kesal. Aku memang nyebelin, memang selalu salah. Maaf maaf :')
Aku menatap langit-langit ruangan bernuansa putih bersekat gorden hijau khasnya. Menikmati proses sembari menunggumu yang sedang diluar mengurus segala macam tetek bengek administrasi. Aku tidak tau bagaimana perasaanmu, Mas. Tapi yang jelas aku disini membutuhkanmu segera, untuk melewati segala proses ini. Karena entah kenapa; aku tiba-tiba merasa terlalu takut untuk sendirian. Banyak sekali gambaran diatas sana tentang proses selanjutnya, yang aku tidak bisa memastikan berakhir seperti apa kondisiku nanti. Krek Mataku langsung tertuju kearah pintu yang terbuka, sesuai harapanku; kamu benar-benar sudah datang menyelesaikan urusanmu, Mas. Yang pertama kali kulihat adalah senyuman, meski wajahmu tidak bisa berbohong ada kekhawatiran disana. "Gapapa, pokoknya yang terbaik buat kamu dan anak kita." Ucapnya langsung setelah menghampiriku yang terbaring diatas ranjang, dengan jarum infus terpasang dilengan kananku. Yah, hari ini sudah lewat dari masa perkiraan aku melahirk...
Komentar
Posting Komentar
Tinggalkan komentar kamu