Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2016

Sosok dalam hadirku

Ini bukanlah kisah, namun hanya guratan takdir yang pernah aku saksikan. Aku hadir, karena dirinya hadir. Seorang pria sederhana yang dulunya mengenyam bangku sekolah sebatas sekolah dasar, bahkan itupun tak bisa dia tamatkan. Kenapa? Bukan karena dia urakan dan sengaja berhenti sekolah, namun keadaannya lah yang memaksa untuk tidak melanjutkan meraih cita-citanya. Merawat adiknya yang hampir tiga orang, setiap dia berjalan, semua adiknya berlarian menuju dirinya, memintanya untuk menggendong, dan dengan senang hati, pria itu langsung menaikkan satu persatu adiknya diatas punggung dan lengannya. Ya Rabb, apa sekarang masih ada laki-laki sepertinya, yang rela menjadi ayah untuk adik-adik kecilnya, meski dirinya sendiri belum dikatakan dewasa. Dan pria itu tumbuh semakin besar, sebesar semangatnya bekerja, hanya untuk menghalalkan seorang wanita yang dia yakini akan melahirkan putri-putri cantik untuknya. Ya, saat itulah pria itu jatuh cinta, hanya pada satu wanita yang membuatnya sema...

[Setia] - Don't Believe 1

Yang suka cerbung silahkan baca, kalo cuman kepo, ya gausah baca. Cerita ini akan ditulis ulang di akun wattpad, bisa berkunjung dan silahkan tinggalkan coment juga vote. [Setia] - Don't Believe part 1 *** Biya merasakan ada sesuatu yang aneh sejak dirinya keluar dari toko buku untuk sekedar membeli novel terbaru jebolan penulis kesukaannya. Dia merasa ada seseorang yang mengikutinya. Sudah seperti film trailer yang menegangkan, perempuan itu mempercepat langkahnya ketika selesai menoleh kebelakang dan tidak menemukan siapapun kecuali orang yang berlalu lalang berjalan melewatinya, tidak yang mengikuti langkahnya. Perkiraannya benar, ketika langkahnya yang dipercepat, langkah seseorang yang ada dibelakangnya pun terasa ikut dipercepat yang dia dengar jelas derap langkahnya. Seketika Biya membalikkan badannya dan berhasil memergoki siapa yang sejak tadi sengaja mengikutinya. Dan begitu terkejutnya dia, ketika melihat laki-laki yang beberapa hari lalu dia kenal, namanya Setia. ...

Hujan yang Berujung

Seperti hujan yang datang sore ini, setiap kalimat singkatmu masih menjadikan sesuatu terasa teduh akhirnya, apalagi hawa sore ini begitu dingin karena tidak hanya hujan yang hadir, namun juga angin sebagai kawannya. Itu semakin membuatku menggigil. Hujan yang kunantikan beberapa hari ini, seperti halnya sebuah penantian yang tertuju pada seseorang yang sudah beberapa kali membuatku memberi ruang lebih dihati, meski tanpa kusadari dan kukendalikan. Sungguh, kalau boleh aku memilih, aku lebih memilih untuk tidak memberi ruang sedikitpun untuknya, sedikitpun. Karena pada dasarnya, aku mulai muak dengan kisah yang lalu, yang berjalan dengan rasa berlebihan bagiku, dan akhirnya sama-sama menyakitiku, tanpa sedikitpun menilik apa tak berbekas kah luka itu? Jangan menanti, jika hanya percuma. Ingin sekali rasanya bertanya padanya, apa penantianku ini hanya hal percuma dan tidak penting untuk dihargai. Aah andai saja dia tahu tentang itu. Aku tidak akan sebimbang ini. Tidak akan seberharap...

Angin katakan pada Daun part 2

Waktu pun berlalu begitu cepat, pertemuan yang dingin kini berubah menghangat ketika laki-laki yang dulu kusebut monster menjadi sangat baik dan begitu ramah denganku, bahkan kebaikannya mencoba menelisik setiap sela disisi-sisi relung hati yang tanpa aku sadar sudah berhasil mengobrak-abriknya. Entahlah, apa yang aku rasakan, ini terlalu cepat rasanya. "Esha," Suara itu menguarkan lamunanku. Disamping sudah terlihat laki-laki tegap tersenyum begitu manis seperti halnya icecream yang ada ditangannya. "Icecream manis dari orang manis." Ucapnya. Seperti tau apa yang aku katakan dalam hati, Abyan begitu percaya diri menyebut dirinya manis. "Idih Kak, percaya diri banget sih." Elakku, sembari mengambil icecream yang disodorkannya untukku. "Sudahlah, aku tau kamu tadi mau bilang hal itu kan?" Godanya. "Enggak. Sudahlah, jangan suka ke'pede'an Kak." Elakku lagi. "Tapi aku tau, sebenernya kamu bilang gitu kan?" G...