Berjuang ada banyak dalam segala hal, dan untuk para melankolis sepertiku, berjuang lebih kepada pengorbanan untuk mencapai keadaan dimana aku dan kamu bisa bersatu, menciptakan "kita".
Tapi tidak hanya itu sebenarnya, perjuangan yang cukup berarti bagiku adalah menurunkan berat badan. Yah!
Dimasa-masa SMA mungkin saja gemuk adalah impian, segala macam makanan disantap seolah aku bisa berhasil gemuk, tapi naasnya tidak. Berat badanku masih sekitar 45 kg, tidak ideal.
Seperti awkward moment, impian aku di masa itu ternyata terjadi di 2 tahun belakangan ini. Tapi sebagai manusia, yang tidak pernah puas dengan doanya sendiri, aku menyesalkan kenapa pernah berdoa untuk menjadi gemuk.
Waktu itu beratku sudah tidak ideal lagi. Diawal tahun lalu, beratku hampir mencapai 65 kg. Baju tidak ada yang muat, ukuran normalku biasanya L, berubah menjadi XL bahkan bisa XXL. Mengalami itu, tekadku untuk gemuk seketika berbalik.
Lagi-lagi sebagai manusia, selalu merasa tidak puas.
Akhirnya aku mengubah tekadku. Aku ingin berat badanku turun. Bukan menjadi kurus sekarang, tapi lebih ke ideal. Dan itu semua tidak mudah ya. Harus merombak pola makan, olahraga secara teratur, minum air yang cukup, dan sebagai pengingat aku download aplikasi penghitung kalori. Well, hal itu berjalan cukup lama dan berat.
Usaha tidak akan mengkhianati hasil. Benar bukan?
Yaa, meski terbilang diet yang tidak terlalu ketat, aku berhasil nyatanya. Aku mencapai angka yang bisa dibilang ideal, 54 kg. Aku tidak mau sombong, tapi aku memang sombong haha. Tidak tidak, aku hanya bangga dengan diriku sendiri, yang juga bisa terjadi pada siapapun diluar sana. Bahkan juga ada yang tidak perduli dengan berat badannya, asal sehat. Tunggu, hal itu sangat benar. Meniatkan diri untuk diet, bukan hanya untuk ideal, tapi sehat. Untuk apa kurus, atau gemuk jika badan kita tidak sehat. Kita tidak bisa menikmati apa yang kita mau bukan?
Tapi yang paling terpenting, cintai diri sendiri.
Komentar
Posting Komentar
Tinggalkan komentar kamu