Seseorang yang tiap kali ada dimimpiku, yang entah berasal darimana, tapi selalu menuntunku ketika tersesat, menarikku dari bawah palung, dan menyembuhkan lukaku.
Terakhir kali, aku bermimpi ia menyembuhkan lukaku. menatapku dengan pandangan yang meneduhkan, tanpa merasa jijik atau berniat untuk pergi. Ia malah membawaku terbang tinggi, merangkulku dan memastikan tubuhku yang penuh luka ini tidak terjatuh ke bumi lalu hancur seperti ketakutanku.
Dan seseorang yang datang tiap kali aku bermimpi, kini sudah berada didepanku. Aku coba mencubit kulitku untuk kesekian kalinya, berusaha membangunkanku dari mimpi yang penuh harapan ini. Sakit rasanya ketika terbangun dan mendapati aku yang tak pernah tau siapa seseorang tersebut.
Tapi ketika sekarang aku sudah ada dihadapannya, aku malah berpikir ini masih mimpi.
Ia benar-benar ada didepanku, menatapku dengan senyum yang artistik, sederhana namun membuat siapapun yang melihatnya akan terhipnotis. Persis ketika ia menatapku saat ada dimimpi.
Kenapa aku baru menyadarinya? seseorang itu, ternyata kita sering kali bertemu, namun hanya sebatas tegur sapa. ah kita? sejak kapan aku bisa menyebut aku dan dia menjadi kita? terlalu percaya diri sekali. Mungkin saja dia tidak sebaik ketika berada dimimpiku, atau bahkan ia akan meninggalkanku pergi saat tau siapa dan bagaimana hidupku.
Komentar
Posting Komentar
Tinggalkan komentar kamu