Aku adalah pohon,
Dan kamu adalah daunnya.
Aku yang berusaha berdiri dan menetap,
Sedangkan kamu terus menggugurkan diri.
Pergi, meninggalkanku tanpa berpikir ulang.
Aku masih berdiri,
Menantimu kembali,
Untung kedua kali,
Ketiga kali,
Hingga berulang kali.
Tanpa lelah meski kutau ini akan berkelanjutan dan semakin tak tau diri.
Apa ini?
Luka dibutakan oleh rindu,
Sedikit pun tak pernah ingin kumengadu,
Karena pada akhirnya aku lah yang termadu,
Yang menjadi tempat singgahmu,
Ketika hanya perlu.
Aku hanya sebuah pohon,
Yang selalu bahagia ketika daun kembali hadir.
Dan selalu tabah ketika daun mulai memungkir.
Komentar
Posting Komentar
Tinggalkan komentar kamu