Kemarin baru saja kita berbincang, tapi hari ini kamu sudah menghilang.
Seperti angin, sebentar kamu datang dan sebentar kamu pulang.
Setidaknya, jangan menaruh harapan kalau kamu tau ini hanya permainan. Harus kamu tau, tidak ada yang baik-baik saja, ketika dunia-nya yang baru diciptakan, tiba-tiba dihimpit menuju permukaan.
Baru saja menenggelamkan diri pada kebahagiaan, namun dalam sekejap ombak menggulung hingga menuju daratan.
Menurutmu, ini seperti kembang api di tahun baru?
Warna warni, kemudian menguar bak abu.
Atau menurutmu, ini seperti ajang perlombaan?
Mengejar, lalu menjatuhkan.
Semenyenangkan itu kah menurutmu?
Datang dan pulang, tanpa berpamitan.
Tapi naasnya, ini bukan perlombaan atau kembang api yang membuatmu bahagia dalam satu waktu, lalu kamu tinggalkan ketika bosan atau sudah menang.
Ini tentang perasaan, yang dijatuhkan untuk bertahan. Bukan ditinggalkan.
Sesederhana itu menghargai perasaan, ketika kamu berniat untuk mulai menguarkan rasa nyaman.
Tuan, ini bukan ancaman. Hanya sebuah pemberitahuan;
Bahwa kamu sudah berhasil dan menang dalam permainan. Terserah, kamu mau bertahan atau meninggalkan.
Komentar
Posting Komentar
Tinggalkan komentar kamu