Hubungan jarak jauh atau bahasa lainnya LDR, menjadi persoalan yang masih rumit, dimana pada akhirnya dua orang memilih menyerah dan berakhir dengan kisah indah yang hanya melalui pesan. Tapi tidak semua yang LDR mengalami hal serupa, ada yang sampai kejenjang lebih serius hingga menikah. Ada. Tidak banyak.
Hubungan yang membuat seseorang menjadi over thinking, over protektif, over sensitif, dan over over lainnya..
Berburuk sangka menjadi hal wajib, dan percaya menjadi sangat tabu bagi sepasang hubungan LDR.
Dulu sempat menggenggam dengan begitu eratnya, berharap setidaknya apa yang telah diperjuangkan tidak sia-sia. Tapi dengan tidaknya bersamamu, apa yang bisa meyakinkanku bahwa ini benar-benar cinta? Apa sekelumit perasaan itu hanya untukku? Apa tidak dibagi dengan seseorang yang ada disana, yang sangat dekat denganmu dan punya banyak waktu untukmu?
Kini bukannya aku melepas genggaman itu, aku hanya sedang merenggangkan, memberi celah. Setidaknya, jika nanti kamu memilih seseorang yang ada disana, aku tidak sesakit kehilangan harta berhargaku. Aku sedikit lebih mudah membuka harapan lain, dan mengikhlaskanmu.
Tidak mengapa kan?
Sesungguhnya dibalik hubungan ini, ada kita yang sama-sama keras kepala dan tidak mau mengalah.
Komentar
Posting Komentar
Tinggalkan komentar kamu