Selamat datang tahun 2021,
Terlambat ya? Sudah mau ganti bulan baru ngucapin selamat tahun baru.
Seperti tahun yang sudah-sudah, aku tidak terlalu excited, toh tidak ada yang berubah, karena doa untuk menjadi lebih baik lagi juga selalu dipanjatkan tiap hari, tidak hanya di tahun baru saja.
Tapi aku baru ingat, mengkaji ulang kilas balik di tahun lalu. Seperti bermain roller coaster. Ada saatnya aku berada diatas, melangit, kemudian langsung jatuh bahkan sampai ke palung laut, kemudian terangkat oleh ombak dan terombang-ambing, sampai akhirnya aku berada di tepi pantai. Suasana yang seketika membuatku nyaman dan berhenti dari permainan.
Ternyata tahun lalu, benar-benar menjadi tahun paling bermakna dari sebelum-sebelumnya. Andai jika cobaan dan nikmat itu terjadi lagi, semoga aku bukan lagi orang yang mengeluh dan lupa padaMu. Semoga aku dapat melewatinya tanpa menghilangkan namaMu, tanpa lari dari sajadah tempatku bersujud.
Allah begitu baik, menempatkan aku pada keluarga yang masih terus merangkulku, menuntunku untuk kembali meski tak utuh, melindungiku dari mata dan mulut buas para pengkritik ulung. Maafkan aku, yang terus menyusahkan kalian.
Tidak ada tempat untuk kembali, selain rumah.
Tidak ada tempat ternyaman, selain keluarga.
Aku menyadarinya, dan semoga siapapun yang membaca tulisan ini juga sama.
Setiap hari, manusia kembali sempurna ketika ia mengambil wudhu dan bersujud mohon ampunan. Semoga hati yang pernah patah dan trauma kembali membaik, seiring Tuhan yang terus menuntunnya.
Selamat tinggal tahun-tahun yang banyak sekali menitipkan pelajaran hidup, keadaanku sudah cukup baik untuk melangkah.
Komentar
Posting Komentar
Tinggalkan komentar kamu