Datanglah untuk sebuah hal pasti, jangan hanya untuk menepi lalu pergi lagi. Terkadang ada takut untuk mengulang sesuatu yang pernah hilang.
Menerima dengan segala kemungkinan yang dulu terjadi lagi? Akh rasanya melelahkan bukan?
Sepertinya perlu ada waktu tersendiri untuk healing, memperbaiki semuanya sendiri, sampai benar-benar tidak ada setitik celah luka, dan kamu tidak bisa mencungkilnya lagi.
Dan jika bukan aku, berjanjilah; untuk tidak melakukan hal yang sama pada orang lain. Persinggahan bukanlah sebuah pilihan. Karena semuanya tercipta dalam bayang semu. Menggenggam namun tak sepenuhnya memiliki. Menyakitkan bukan? Iyaa, jadi berhentilah. Dan datang jika niatmu sudah benar.
Tidak ada yang mau menjadi es, jika kamu datang sebagai api.
Komentar
Posting Komentar
Tinggalkan komentar kamu