Ada 4 golongan manusia yang tidak bisa melaksanakan ibadah/berjihad dengan suatu alasan tetapi alasan tersebut ditolak oleh Allah.
1. Orang kaya. Orang kaya sering mengeluh tidak bisa melaksanakan ibadah atau berjihad dijalan allah karena ada halangan, mereka sibuk dengan harta dan kekayaan yang dimilikinya. Maka allah memberi suatu contoh, tidakkah nabi sulaiman itu kaya? Bahkan kekayaannya tak tertandingi didunia ini sampai hari kiamat. Tapi nabi sulaiman tak pernah meninggalkan ibadahnya, tak lupa untuk berjihad. Sedangkan kita kekayaannya tak sebanding dengan nabi sulaiman tapi sering melupakan kewajiban sebagai seorang muslim. Maka alasan itu ditolak oleh Allah.
2. Orang fakir. Orang fakir sering mengeluh tak bisa melaksanakan ibadahnya karena sibuk mencari nafkah, mencukupi kebutuhannya yang begitu kekurangan. Dan Allah memberi contoh kembali. Nabi isa as. Beliau seorang kafir, beliau tak mampu. Tapi nabi isa tak pernah meninggalkan ibadahnya. Oleh karena itu allah menolak alasan tersebut.
3. Orang sakit. Sakit menjadi alasan untuk tak beribadah? Allah menganjurkan tetap beribadah jika masih mampu. Karena sebagai contoh nabi Ayub as. Saja yang mengalami kesusahan dan penyakit yang sangat berat masih mampu untuk beribadah, bahkan nabi ayub semakin mendekatkan diri. Apa allah tidak menolak alasan itu? Menolak.
4. Budak. Karena menjadi budak atau buruh, banyak alasan seseorang untuk tak beribadah. Sedangkan nabi Yusuf yang sejak kecil sudah menjadi budak bahkan diperjualbelikan (budak belia) saja masih bisa dan mampu melaksanakan ibadah. Apakah golongan yang terakhir ini tidak ditolak alasannya meninggalkan ibadah? Tetap ditolak.
Beribadah lah, berjihadlah. Sebab allah selalu menghitung setiap langkah dan tindakan yang dilakukan hanya untuk mendekatkan diri kepada-Nya.
Sumber : KH. Imam Bukhori Al-Habsy Al Ayyubi
Komentar
Posting Komentar
Tinggalkan komentar kamu