Saat kamu menanyakan bagaimana hatiku sekarang, jawabannya adalah tak baik-baik saja. Sungguh, ada sesuatu yang membuat hati rasanya nyeri. Apa kekecewaanmu masih tak berujung? Ini terlalu lama, dan aku semakin takut. Entah apa mungkin itu benar adanya, karena aku pun tak jelas tau atas hal itu. Tapi kenapa selucu ini, apa iya aku yang membesar-besarkan kekesalanku ini atas hati yang sedikit nyeri, atau memang kamu yang mulai... Ah entahlah. Hanya saja aku tak pernah mau itu terjadi. Kenapa setiap orang memilih bersikap acuh saat apa yang mulai diraihnya sudah dekat, kenapa? Apa salah, aku berfikiran seperti ini? Apa kah peka, atau tidak peka itu tergantung yang memberi kode? Kode yang seperti apa? Sedangkan kamu sendiri mulai acuh. Entahlah, aku hanya berharap apa yang menjadi harapan kita dulu benar adanya, dan tak hanya menjadi bualan semata.
Jadilah senja yang masih terang, meski langit memaksa untuk redup.