Bukan menjadi orang yang sok atau keminter nih ya, tapi aku heran dengan orang yang menganggap jilbab sebagai hal yang mudah dan remeh. Berangkat pakai, pulang sudah tidak berbau itu jilbab.
Apalagi tempat-tempat sekarang membatasi adanya wanita berjilbab, bukan diluar negeri saja tapi juga di negeriku sendiri! Astaghfirullah, oke, aku mengistiqomahkan berjilbab masih baru dan terlalu awam. Tapi aku ngerasa terenyuh aja, orang yang mencoba istiqomah berjilbab disuruh buat ngelepas atas beberapa alasan.
Ini jilbab! Bukan mainan.
Ini komitmen! Bukan dagangan.
Apa sih yang menghalangi seseorang untuk berjilbab? Padahal manfaat jilbab sendiri sungguh sangat baik untuk kita sendiri sebagai seorang perempuan.
Apa begitu sukanya memamerkan diri di banyak orang? Berlenggak-lenggok layaknya model (padahal gak) didepan para laki-laki.
Memakai baju yang tidak layak pakai, yang hanya menutupi badan sepertiganya. Apa bagusnya? Toh dimata laki-laki itu kita diremehkan harga dirinya.
Coba jika kita memakai pakaian yang menutup aurat, minimal pakai jilbab yang menutup bagian lengan dan dada. Masih adakah yang meremehkan harga diri kita? Masih ada yang menggoda atau mensiul-siul?.
Apa kita bangga digoda? Di siulin? Diremehkan harga dirinya? Naudzubillah. Aku yakin, semua wanita tidak ada yang ingin seperti itu.
Tidak memakai pakaian yang menutup aurat saja kita sudah mendapat dosa, apalagi jika tubuh kita yang tidak tertutup auratnya dilihat oleh orang laki-laki yang bukan mahram, dosa sebesar apa yang kita dapat Ya allah, Astaghfirullah.
Coba kita baca surat yang menjelaskan tentang wajibnya berjilbab :
"Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan wanita-wanita (keluarga) orang-orang mukmin, agar mereka mengulurkan atas diri mereka (ke seluruh tubuh mereka) jilbab mereka. Hal itu menjadikan mereka lebih mudah dikenal (sebagai para wanita muslimah yang terhormat dan merdeka) sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah senantiasa Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. QS. al-Ahzab ayat: 59"
Ada lagi hadist ancaman bagi wanita yang tidak mau atau enggan atau bimbang memakai jilbab :
“Ada dua golongan manusia yang menjadi penghuni neraka, yang sebelumnya aku tidak pernah melihatnya; yakni, sekelompok orang yang memiliki cambuk seperti ekor sapi yang digunakan untuk menyakiti umat manusia; dan wanita yang membuka auratnya dan berpakaiantipis merangsang berlenggak-lenggok dan berlagak, kepalanya digelung seperti punuk onta.Mereka tidak akan dapat masuk surga dan mencium baunya.Padahal, bau surga dapat tercium dari jarak sekian-sekian.”[HR. Imam Muslim]."
Naudzubiillah Ya Allah. Ayok semua teman-teman Muslimah, kita belajar berjilbab yuk :') apa gak takut ancaman Allah.
Aku sendiri masih baru dalam hal berjilbab, tapi insyaallah, doakan untuk tetap istiqomah. Mencari ridho Allah.
Hal seperti apapun itu, semoga bukan menjadi penghalang.
Aku yakin, orang yang istiqomah dan tawakal akan mendapat yang terbaik. Terbaik untuk di dunia dan akhirat.
Komentar
Posting Komentar
Tinggalkan komentar kamu