Wajahmu yang dingin mampu membekukan lututku ketika berdiri, mata tajammu juga mampu membiusku dalam ketegunan. Apa kau merasakan itu? Apa kau tahu bahwa aku sedang dalam posisi takut bercampur grogi karena ada didekatmu sekarang?
Sekarang aku mulai melihat bibirmu mulai berucap kata-kata indah yang mampu membuatku melayang...
Apa kau bilang? Mulai sekarang aku akan menjadi bagian hidupmu yang terindah? Apa kau tak salah mengatakan itu?. Gadis aneh yang selalu bertingkah konyol didepanmu, sekarang menjadi bagian terpenting dalam hatimu? Aah mungkin kau hanya ingin mengerjaiku yang selalu bersikap aneh didepanmu, kau ingin lihat aku yang salah tingkah bukan?.
Kini mata itu semakin dingin, membuat setiap organ tubuhku ikut membeku. Matanya sekarang sedang menakutiku, yaa menakutiku, aku takut. Wajahnya menandakan keseriusan, tidak ada rasa bercanda atau mengerjai. Lalu bagaimana ini? Aku tidak tahu dengan hatimu yang sebenarnya, apa kau tidak merasa ilfeel melihat tingkahku selama ini ketika bertemu denganmu?
Bibirnya kembali mengucap, berucap sesuatu yang membuat kebekuan itu melebur dan menjadi ketenangan yang damai. Kau menyakinkan itu, meyakinkan akan rasamu yang tak pernah selucu itu, kau mengatakan akan hatimu yang sulit kau terka sendiri. Kau begitu yakin, bahwa itu hal lain yang sedang menyelimuti hatimu, yang mencoba mengobrak-abrik pertahananmu ketika bertemu denganku, meski itu sekilas.
Dan kau tahu sekarang apa yang aku rasa? Aku terlalu melebur sekarang, aku terlalu meleleh. Sudah cukup katakan hal itu, cukup, aku takut aku tak bisa lagi menopang organ tubuhku sendiri.
Manusia dingin yang membuatku terasa hangat~
Komentar
Posting Komentar
Tinggalkan komentar kamu