Kamu kira dengan mudah aku bisa melupakan semua hal tentang kita secepat kamu melupakannya? Bahkan aku masih mencoba menata kembali hati yang kamu runtuhkan. Bisa-bisanya kamu berhasil membuatku melambung tinggi, bahkan menghalangiku untuk melihat kebawah. Padahal dibawah ada banyak duri yang siap menancap ketika aku terjatuh. Dan sekarang? Belum sempat aku menengok kebawah, mencoba melihat duri-duri tajam itu. Namun dengan cepat kamu sudah melepaskanku dan siap menghempaskanku kearah duri-duri tajam itu. Dengan mudah! Dan sekarang kau mulai melambungkan dirimu sendiri semakin keatas, tidak lagi menghiraukanku, menengokpun tidak. Kini aku sadar. Seseorang yang mahir melambungkanku, juga lebih mahir untuk menjatuhkanku. Karma memang tidak pernah ada dalam islam, dan aku tidak mempercayainya. Namun seseorang yang berbuat keburukan akan dibalas dengan keburukan pula. Begitupun sebaliknya. Sama halnya dengan menanam keburukan sebiji jagung, selanjutnya akan mendapat balasan keburukan ...
Jadilah senja yang masih terang, meski langit memaksa untuk redup.