Rindu. Sakitkah merindu? Apakah ada obat rindu selain bertemu?
Nanti aku akan sangat merindukan, mungkin kau juga. Namun sudah kupastikan yang sangat merindu adalah aku.
Akan sangat jarang melihat senyum indahmu, tawa kecil yang membentuk setengah lingkaran, tahi lalat dibawah mata sipitmu, hidung mungilmu. Haha mendeskripsikan wajahmu begini saja aku sudah snagat rindu sayang. Bagaimana nanti kita lama tidak bertemu.
Mungkin kau juga tau selain rindu aku juga begitu khawatir dengan siulan genitmu itu sayang. Haha.
Memang benar, aku takut tidak bisa mengawasimu seperti dulu lagi. Bukannya tidak percaya dengan setiamu, namun nanti akan semakin banyak wanita yang menhampirimu, mereka dengan mudah mendekatimu. Bagaimana denganku? Aku sekarang sudah tidak bisa lagi mencubit pinggangmu saat ada wanita melirikmu.
Tapi aku percaya janjimu. Ingatkan janjimu dulu? Coba ingat-ingat.
Aku mohon, meski nanti aku sudah jarang menemuimu. Memberi perhatian langsung kepadamu. Namun berjanjilah akan tetap bersamaku, menyayangiku seperti dulu saat kita masih saling bertemu.
Berjanjilah sayang rasamu tidak akan pernah pudar walau tak bertemu.
Komentar
Posting Komentar
Tinggalkan komentar kamu