Sosok tinggi dengan gelang hitam dipergelangan tangan kirinya, dasi yang tak selalu tepat dimana letaknya, lambaian tangannya setiap berjalan, rambutnya yang tipis berdiri,sosok yang sedang aku cari-cari belakangan ini. Dia berjalan bergontai menyusuri lorong-lorong dan matanya mulai menemukan aku yang sedari tadi memperhatikannya. Dia menghampiriku.
Senyuman itu kembali mengembang dari bibirnya, senyum yang selalu membuatku nyaman.
Kini aku sudah bersejajar dengannya, tinggiku yang hanya setelinganya, membuat memandangnya harus dengan mendongakkan kepala lebih tinggi. Aku hanya ingin melihat senyumnya lagi hehe. Ingin berbasa-basi lagi dengannya, tak jarang malah perdebatan kecil yang selalu muncul. Yaa, itu hal yang selalu dia lakukan. Keusilannya yang membuat perdebatan kecil itu muncul, memang dengan hal ini yang selalu membuatku nyaman dengannya. Karena dengan ini aku lebih banyak melihatnya tertawa saat wajahku sudah kutekuk masam. Senyumannya kembali mengembang saat aku sudah mulai berbicara dengannya lagi. Barisan gigi putihnya dengan lengkungan setengah lingkaran selalu muncul ketika melihatku sudah baikan setelah tingkahnya yang membuatku kesal.
Aah itu yang aku suka.
Senyum lagi, senyum lagi. Aku memang suka
Komentar
Posting Komentar
Tinggalkan komentar kamu