Dari kemarin aku mencari waktu untuk bertemu denganmu, menguarkan cerita hari-hari yang lalu. Dan biasanya kamu bersedia untuk mendengarnya, tapi sekarang kamu beralasan bahwa sedang ada acara, tapi tidak sekali dua kali, berkali-kali dan aku tidak tau apa yang sedang kamu lakukan disana.
Kamu laki-laki ku yang ku anggap dapat menjaga percayaku, namun rasa khawatir masih tidak bisa kuelakkan. aku takut ada perempuan lain yang mengalihkan perhatianmu, hingga akhir-akhir ini membuatmu sedikit jauh dariku.
Dan kali ini, aku berusaha menghubungimu dengan telpon whatsapp, karena pesanku tidak kamu hiraukan sedikitpun. Kamu selalu marah jika aku memprotes pesanku tidak kamu baca, tapi terlihat online. Ah ayolah, apa aku salah ingin diprioritaskan? aku adalah kekasihmu, dan sebentar lagi kita akan menikah, kenapa tidak ada waktu yang kamu luangkan sedikit untukku?
Aku ingin menemuimu, kamu tidak tau bagaimana rasanya menahan rindu, dan kamu mungkin tidak pernah merasakan hal tersebut padaku. Lalu sebenarnya perasaan apa yang kamu punya untukku? Jika rasa rindu saja kamu tidak ada. Aku semakin berpikir bahwa denganku, bukanlah impianmu selama ini. Kamu hanya sudah terlanjur kerumah untuk memintaku, sedang kamu tidak menerka hatimu yang sebenarnya. Kamu hanya tidak mau orang tuaku kecewa, tapi kamu tidak peduli hatiku kecewa.
Lalu siapa yang sedang membuatmu jatuh cinta sekarang? siapa yang membuatmu merasakan rindu? Jika bukan aku penyebab semuanya.
Kamu laki-laki ku yang ku anggap dapat menjaga percayaku, namun rasa khawatir masih tidak bisa kuelakkan. aku takut ada perempuan lain yang mengalihkan perhatianmu, hingga akhir-akhir ini membuatmu sedikit jauh dariku.
Dan kali ini, aku berusaha menghubungimu dengan telpon whatsapp, karena pesanku tidak kamu hiraukan sedikitpun. Kamu selalu marah jika aku memprotes pesanku tidak kamu baca, tapi terlihat online. Ah ayolah, apa aku salah ingin diprioritaskan? aku adalah kekasihmu, dan sebentar lagi kita akan menikah, kenapa tidak ada waktu yang kamu luangkan sedikit untukku?
Aku ingin menemuimu, kamu tidak tau bagaimana rasanya menahan rindu, dan kamu mungkin tidak pernah merasakan hal tersebut padaku. Lalu sebenarnya perasaan apa yang kamu punya untukku? Jika rasa rindu saja kamu tidak ada. Aku semakin berpikir bahwa denganku, bukanlah impianmu selama ini. Kamu hanya sudah terlanjur kerumah untuk memintaku, sedang kamu tidak menerka hatimu yang sebenarnya. Kamu hanya tidak mau orang tuaku kecewa, tapi kamu tidak peduli hatiku kecewa.
Lalu siapa yang sedang membuatmu jatuh cinta sekarang? siapa yang membuatmu merasakan rindu? Jika bukan aku penyebab semuanya.
Komentar
Posting Komentar
Tinggalkan komentar kamu