Pada Oktober 2017, aku masih ingat kita mengobrol lewat telpon ketika aku dalam perjalanan pulang, aku meminta waktumu sebentar untuk berbincang, karena memang kebiasaan kita waktu itu saling berkabar lewat telpon, dan sekedar bergurau. Kemudian aku membahas "kita", dan tiba-tiba suaramu berubah, tak lagi sehumble sebelumnya, kamu memilih mengakhiri percakapan setelah saling diam dalam keheningan. Hanya 24 menit, yang kuanggap sangat mengesankan, aku bisa mendengar suaramu, hingga kusadar hari itu adalah terakhir kita berkabar lewat suara, karena setelah itu kita sudah tak punya cara untuk menyapa, sekedar "hai" pun kamu berpikir berulang kali melakukannya.
Hingga hari ini aku tidak bisa menyembunyikan bahagiaku, ketika suara yang sudah lama tak kudengar itu bisa menyimpulkan senyumku.
Suara itu, sungguh aku hampir lupa, tapi candamu masih sama recehnya seperti dulu, dan aku selalu tertawa mendengarnya. Kita tak secara terang-terangan bertanya kabar, tapi kita saling bergurau, sampai ku tau kamu sedang ada di cafe bersama temanmu, dan kamu sengaja pindah tempat menjauh dari temanmu agar bisa mengobrol denganku. Sungguh kamu harus tau, saat itu aku sangat bahagia.
Aku bercerita yang telah terlewatkan cukup jauh, tentang aku tanpamu, dan begitupun kamu, bercerita tentangmu yang tanpaku. Ternyata kita sama-sama tak baik-baik saja.
Teruslah begini, monster senja. Jangan berubah menjadi yang kutakutkan selama ini. Kamu masih ada dibagian hatiku yang tidak dapat di enyahkan oleh siapapun.
Monster senja 😍😍
BalasHapusDia hadiiir wkwk
Hapus