Beristirahatlah,
Kemarin kamu sudah banyak bergulat dengan kotak-kotak berwarna putih, hanya mengkonsumsi air putih, dan nafsu makan untuk jatah nasi kotak pun tak kamu sentuh.
Akh, semoga kamu tidak kurusan ya. Kamu terlihat sangat menggemaskan kalau pipi bakpao dan lengan bak paha ayam itu kulihat difoto.
Sekarang saatnya kamu beristirahat, menidurkan punggungmu, memejamkan matamu, dan menikmati tidurmu.
Aku janji tidak akan mengganggu kenikmatan yang baru kamu dapat setelah 2 hari ini.
Pasti matamu sudah sangat sayu kali ini, meski aku tidak bisa melihatnya secara langsung. Biarkan aku mengandai-andai.
Foto yang kamu kirimkan, yang masih bergulat dengan seluruh anggota-yang sama nasibnya denganmu, membuktikan bahwa kamu sedang lelah-lelahnya.
Jaga kesehatanmu, nanti saban hari kita akan bertemu. Ada kegiatan yang akan kita lakukan bersama temanku juga, mungkin seyogyanya itu alasan paling logis agar aku bisa memandangmu secara langsung, setelah selama ini kita enggan saling ajak.
Kamu mengiyakan pertemuan itu, entah kamu mengiyakan juga bahwa rindu-rindu yang bersemayam selama ini akan terobati. Jika iya, sesegeralah jadwalkan pertemuan itu.
Ku sudah tak sabar,
Ketika sajak-sajak baru sudah kusiapkan untuk menulis kebahagiaan saat itu.
Ku sudah tak sabar,
Banyak bayangan ketika ku menyapamu untuk setelah sekian lamanya, memperkenalkan teman-temanku, dan memuji badanmu yang semakin melebar.
Ku sudah tak sabar,
Tawa renyahku akhirnya pecah nantinya ketika bertemu.
Selamat beristirahat, jangan lupa nanti kita bertemu.
Komentar
Posting Komentar
Tinggalkan komentar kamu