Aku terlalu perasa, terlalu sering memakai hati. Tak jarang aku merasa cemburu saat banyak wanita begitu akrab denganmu. memang kau sangat mudah akrab dengan orang, bukan dengan teman laki-laki saja, perempuan pun pula dan aku sudah mengerti itu. Namun rasa cemburu itu masih saja hadir tanpa aku kehendaki dan aku harapkan.
Salahkah aku cemburu? Walau hanya dalam diam? Walau cemburu ini aku sembunyikan?.
Apakah tidak wajar aku memiliki rasa cemburu seperti ini? Apakah aku terlalu pecemburu?.
Tapi si pecemburu ini juga tak mau terlalu mengekangmu yang harus membatasi ruang gerakmu. Malah menyukai sifatmu yang fleksibel, yang mudah akrab dengan banyak orang.
Si pecemburu ini hanya takut kehilanganmu, takut ketika tiba-tiba kau tidak mau lagi berjalan disampingku, tidak lagi mengucapkan kalimat demi kalimat yang membuatku tersenyum. Tetapi kau malah lebih senang menghabiskan waktu bersama salah satu wanita yang akrab denganmu itu.
Si pecemburu ini begitu menyayangimu, begitu sayangnya hingga takut kehilanganmu.
Oh iya, si pecemburu ini juga lagi rindu berbincang denganmu, rindu berjalan berdua denganmu, rindu bercanda denganmu.
Karena semua yang aku lakukan bersamamu itu sangat aku rindukan
Komentar
Posting Komentar
Tinggalkan komentar kamu